Wednesday, October 9, 2019

Kontrol Berat Badan Selama Hamil dengan Kalkulator Berat Badan Ibu Hamil


Ketika wanita berada dalam kondisi hamil banyak perubahan yang terjadi, tidak hanya dari emosi dan berat badannya yang berubah tetapi pola makan yang berubah pun ikut menuntut mereka untuk bisa terus kuat. Walaupun kondisi ibu hamil yang berbadan dua harus banyak mendapatkan asupan gizi dan energy bukan berart mereka bisa memakan segala yag mereka inginkan dan melupakan masalah berat badan. Seorang ibu hamil harus tetap mengatur asupan makannya agar berat badan mereka pun tetap stabil selama masa kehamilan.

Mengatur dan mengelola berat badan memberikan maksud untuk menjaga keselamatan dan kesehatan dari ibu dan bayi yang dikandungnya baik pada saat hamil, pada saat persalinan tiba maupun setelah persalinan selesai nantinya. Berbicara tentang berat badan ibu hamil yang ideal sebenarnya peningkatan untuk setiap semesternya akan berbeda. Untuk trisemester pertama kenaikan berat badan akan relative sangat kecil, walaupun begitu kenaikan berat badan bisa saja berubah setiap saat karena nafsu makan ibu yang selalu berubah. Hal tersebut pun terjadi dikarenakan di awal trisemester pertama seorang ibu akan merasakan mual yang sangat hebat hingga muntah muntah sehingga kemungkinan besar makanan yang sudah dilahap keluar lagi dan mengurangi jumlah asupan makanan yang diolah secara sempurna oleh tubuh ibu.



Walaupun demikian, setelah melewati trisemester pertama dan memasuki trisemester kedua dan ketiga maka berat badan seorang ibu rata rata akan berubah menjadi lebih besar dibandingkan sebelumnya, bahkan makanan pun akan dua kali lebih besar dibandingkan sebelumnya hal ini dikarenakan bayi sudah mulai beradaptasi dengan perut sang ibu. Maka dari itu pada trisemester kedua dan ketiga para ibu hamil wajib untuk sangat mengontrol berat badan apakah terlalu berlebihan atau tidak.

Kenaikan berat badan ibu hamil yang paling normal atau signifikan adalah pada 12 hingga 15 kg. biasanya perubahan tersebut terjadi pada trisemester pertama sedangkan di trisemester kedua berat badan anda akan melonjak naik biasanya akan berubah setiap minggunya. Pertambahan berat di trisemester kedua kurang lebih 10 gram untuk perharinya. Jika anda menanyakan berat badan ideal untuk wanita hamil diawal kehamilannya maka akan terjawab bahwa normalnya adalah 45 hingga 65 kg saja. Berat badan dalam ukuran ini sudah menjadi standar umum seorang ibu hamil dan menjadi berat badan yang sangat ideal.

Yang pasti jika seorang ibu kedapatan memiliki berat badan dibawah berat badan normal atau mungkin diatas berat badan normal maka kemungkinan resiko yang didapatkan pun akan sangat banyak baik untuk sang ibu maupaun sang bayi. Jika anda tidak mengatur berat badan ketika hamil dan terjadi overweight maka kemungkinan anda kedapetan hipertensi dan juga diabetes pun mungkin saja terjadi. Pengaruhnya terhadap bayi yang overweight adalah beresiko mengalami keterlambatan tumbuh pada bayi tersebut dikarenakan supply oksigen dari plasenta akan sangat terganggu dikarenakan plasenta akan menyempit dikarenakan lemak yang cukup banyak dan dengan begitu juga kemungkinan meningkatnya resiko anak lahir dengan kecerdesan yang kurang.

Begitu pun pada ibu yang memiliki berat badan dibawah batas normal atau underweight hal ini bisa membahayakan sang bayi dan ibunya karena perkembangan bayi akan terganggu dan berpotensi untuk melahirkan premature hingga buruknya adalah bayi akan cacat. Penjelasan diatas pun melatarbelakangi bahwa sebagai seorang ibu harus siap siaga dalam mengatur berat badan yang ideal menggunakan Kalkulator Berat Badan Ibu Hamil dan hal itu adalah yang yang sangat penting. Dengan diketahuinya kenaikan berat badan tersebut maka akan membuat ibu lebih paham dan menjaga berat badannya lebih baik lagi.

No comments:

Post a Comment